Laporan PPLK Pendidikan

LAPORAN

PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN KEPENDIDIKAN

( PPLK )

STKIP SETIA BUDHI RANGKASBITUNG

DI SMP NEGRI 1 BANDUNG KEC. BANDUNG – SERANG

TAHUN PELAJARAN 2011

 

 

Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Persyaratan Pelaksaan PPLK

 

 

Disusun Oleh :

KELOMPOK PROGRAM STUDI

BAHASA INGGRIS

                                                                                                                      NAMA           : KARSALI

                                                                                                                      NIRM             : 4322308020068

 

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(STKIP) SETIA BUDHI RANGKASBITUNG

2011

LAPORAN

 PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN KEPENDIDIKAN

( PPLK )

STKIP SETIA BUDHI RANGKASBITUNG

 

DI SMP NEGRI 1 BANDUNG KEC. BANDUNG – SERANG

TAHUN PELAJARAN 2011 – 2012

 

LEMBAR PENGESAHAN

                                                                                                                                   Bandung,   31 Oktober 2011

Mengetahui

                                    Guru Pamong                                                                                                                             Kepala Sekola

                                                                                                                                         SMPN 1 Bandung

           BANDI, S.Pd                                                                                                                      ZAENAL ABDUL KOHAR S,Pd

                                   NIP. 197903022009021002                                                                                  NIP. 196011071985031011

 

                                     Diketahui

                         Dosen Pembimbing

                                    STKIP Setia Budhi Rangkasbitung

                                        SAMSU BAHRI S,Pd

          NIDN.

 

KATA PENGANTAR

Sujud Syukur dan untaian kata atau kalimat puji terurai dari bibir hanya untuk Allah semata. Yang senantiasa memberi taufik, hidayah dan inayahnya kepada kami, sehingga kami dapat menyelenggarakan Observasi dan Praktek Program Pengenalan Lapangan Kependidikan ( PPLK ) serta dapat melaporkan hasilnya.

Sholawat dan salam tercurahkan kepada insan pilihan Allah, yang telah menerobos dan mendorong umat manusia dari jaman jahiliah menuju jaman ilmiah. Yakni Nabi besar kita Muhamad SAW.

Secara garis besar dalam pelaksanaan Observasi dan melakukan Praktek Pengenalan Lapangan Kependidikan (PPLK), kami mendapat pengalaman, suasana, dan bayak informasi baru dalam dunia kependidikan untuk itu kami mengucapakan bayak terima kasih kepada :

  1. Bapak Drs. H. Suharja M.Pd Selaku Ketua Pimpinan Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan
  2. Bapak Drs. Habib Cahyono M.Si Selaku Koordinator PPLK
  3. Bapak Samsu Bahri, S,Pd sebagai Dosen Pembimbing
  4. Bapak Zaenal Abdul Kohar sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bandung
  5. Bapak dan Ibu Guru Pamong SMPN 1 Bandung
  6. Bapak dan Ibu Guru beserta Staf TU SMPN 1 Bandung

Akhir kata kiranya semoga laporan ini dapat diterima oleh berbagai pihak yang bersangkutan, Penulis menyadari kesempurnaan hanya milik Allah semata. Kritik dan Saran yang membangun, kami ucapkan terima kasih.

Bandung, 1 Oktober 2011

Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN

LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………………….

STRUKTUR KELOMPOK…………………………………………………………………………………

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………

DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………..

BAB 1 PENDAHULUAN ………………………………………………………………

  1. Latar belakang masalah …………………………………………………..
  2. Tujuan dan manfaat PPLK ………………………………………………
  3. Tahap – tahap pelaksanaan PPLK …………………………………….
  4. Ruang lingkup ………………………………………………………………..
  5. Manfaat penulisan laporan ………………………………………………..

BAB 11 MASALAH – MASALAH KEPENDIDIKAN ………………………

  1. Sejarah singkat perkembangan sekolah ………………………………
  2. Lokasi / denah dan administrasi sekolah …………………………….
  3. Keadaan fasilitas sekolah ………………………………………………….
  4. Profil sekolah ………………………………………………………………….
  5. Aktifitas praktikan …………………………………………………………….
  6. Temuan masalah kependidikan ……………………………………………
  7. Upaya penanggulangan masalah ………………………………………….

BAB 111 PARTISIPASI DALAM KEGIATAN SEKOLAH …………………

  1. Partisipasi Dalam Kegiatan Proses Belajar Mengajar …………….
  2. Proses Dalam Kegiatan Diluar Proses Belajar Mengajar ………..

BAB 1V PENUTUP ………………………………………………………………………….

  1. Kesimpulan……………………………………………………………………….
  2. Saran………………………………………………………………………………..

LAMPIRAN

 

 

BAB 1

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang Masalah

PPLK merupakan suatu kegiatan yang di laksanakan dengan perencanaan yang matang dan diusahakan untuk mencapai hasil yang maksimal dan optimal serta diperlukan evaluasi untuk melihat kemampuan mahasiswa/i menerapkan hasil pendidikan di bangku kuliah diterapkan dilapangan dan PPLK ini merupakan kegiatan intra kurikuler yang harus diikuti oleh semua mahasiswa/id an mempunyai kedudukan yang sama dengan mata kuliah lainnya dengan bobot 4 (empat) SKS.

Kegiatan PPLK ini sebagai upaya untuk memberikan bekal pengalaman dan pengetahuan kepada mahasiswa/i demi mencapai tujuan yang diharapkan yaitu mewujudkan tenaga pengajar yang professional dengan PPLK di harapkan mahasiswa/i dapat menjalani praktek sebagai tenaga pengajar dan mengetahui masalah – masalah kependidikan.

Oleh sebab itu sebagai akhir dari tugas yang telah dijalani yaitu melaksanakan program pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMP Negeri 1 Bandung di Desa Mander Kec. Bandung Kab. Serang – Banten, untuk harus melaporkan seluruh kegiatan yang telah kami laksanakan dan kami peroleh dalam bentuk tulisan yang tersusun secara sistematika sesuai dengan yang telah ditentukan.

  1. B.     Tujuan dan Manfaat PPLK

PPLK ini bertujuan untuk membentuk mahasiswa praktikan agar menjadi calon guru dan tenaga kependidikan yang professional sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan berbasis kompetensi yang meliputi kompetensi Pedagogik, professional, kepribadian dan sosial sedangkan sasaranya adalah agar mahasiswapraktikan memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, sikap dan kepribadian yang dapat menunjang tercapainya penguasaan kompetensi pedagogic, professional, kepribadian social.

Dari pelaksanaan PPLK mahasiswa di harapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang keguruan agar semakin luasnya wawasan dan pengembangan keguruan juga bisa menjalin hubungan silaturahmi antara STKIP Setia Budhi Rangkasbitung dengan SMP Negeri 1 Bandung Serang dan dapat dijadikan sebagai media promosi bagi siswa/siswi SMP Negeri 1 Bandung Serang yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi.

Banyak sekali  manfaat yang dapat diperoleh semua mahasiswa praktikan yang telah melaksanakan Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK)

Yaitu :

  1. Mahasiswa sebagai calon guru diharapkan dapat memiliki pengetahuan teoritas yaitu berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.
  2. Memberikan kesempatan kepada calon guru untuk melaksanakan Observasi dan Orientasi baik dalam proses belajar maupun bidang personalia.
  3. Memberikan pengalaman baru kepada calon guru tentang profesi yang akan digelutinya.
  4. Melatih calon guru untuk membuat kreatifitas dan inovatif dalam kegiatan pendidikan.
  5. Meningkatkan kompetensi professional guru dalam hal pengolahan kegiatan belajar mengajar.
  6. Memberikan pengalaman lapangan yang nyata sebagai usaha meningkatkan keterampilan mengelola kegiatan belajar mengajar.
  1. C.    Tahap – Tahap Pelaksanan PPLK
    1. 1.      Orientasi PPLK

Persiapan mahasiswa yang akan terjun dalam melaksanakn PPLK menyangkut Proses Belajar Mengajar, Kegiatan Ekstrakurikuler, Administrasi Sekolah, norma dan etika berinteraksi dalam lingkungan sekolah.

Misalnya dalam persiapan mengajar, teknik dan metode mengajar, cara menyusun soal dan lain sebagainya. Secara khusus orientasi itu kami lakukan terhadap hal-hal berikut :

a)      Pemahaman kurikulum dan program tahunan SMP Negeri 1 Bandung Serang Tahun Pelajaran 2011/2012

b)      Administrasi sekolah dan administrasi kelas yang dilaksanakan pada SMP Negeri 1 bandung Serang

c)      Struktur dan karakter system keorganisasian SMP Negeri 1 Bandung Serang

  1. 2.      Obersvasi PPLK

Dengan melaksanakan observasi di SMP Negeri 1 Bandung Serang yang terletak di Desa Mander Kec. Bandung – Serang untuk lebih memahami dan memudahkan kami ketika berbaur dengan sekolah yang bersangkutan. Obervasi tersebut kami tunjukan pada bidang-bidang yang di anggap menunjang dan menentukan terhadap keberhasilan serta kelancaran program dan tujuan PPLK yang akan kami lakukan. Observassi tersebut kami tujukan pada bidang-bidang berikut

  1.                                                         i.            Struktur Oranisasi Sekolah
  2.                                                       ii.            Kurikulum
  3.                                                     iii.            Administrasi Sekolah ( TU ) dan Administrasi Kelas
  4.                                                     iv.            Kesiswaan
  5.                                                       v.            Bimbingan Penyuluhan
  6.                                                     vi.            Perpustakaan
  7. 3.      Pelaksanaan PPLK

Pelaksanaan PPLK di SMP Negeri 1 Bandung Serang dilaksanakan sesuai dengan intruksi yang kami terima dari pihak Perguruaan TTKIP Setai Budhi Rangkasbitung yakni dari tanggal 25 Juli sampai 1 Oktober 2011.

Dalam pelaksanaan PPLK kami berhubungan dengan guru pamong masing-masing untuk meminta petunjuk dan bimbingan tentang bagaimana sebaiknya kami menjalankan program agar senantiasa lancer dan tanpa banyak mengalami kesuliatan baik dalam persiapan mengajar maupun penampilan dikelas, evaluasi bahkan mengenai kasus-kasus yang bersifat insidentil.

  1. 4.      Evaluasi

Evaluasi meliputi evaluasi pra kegiatan dan evaluasi selama kegiatan.

Evaluasi pra kegiatan adalah evaluasi yang dilaksanakan sebelum mahasiswa terjun ke tempat PPLK yang isinya pembinaan dan pemantapan oleh pihak STKIP Setia Budhi Rangkasbitung.

Evaluasi selama kegiatan kami lakukan selain dengan jaan berkonsultansi dengan pihak SMP Negeri 1 Bandung terutama pada Kepala Sekolah dan Guru Pamong. Selain itu kami pun selalu mengadakan hubungan dengan sesama anggota PPLK untuk memusyawarahkan permaslahan – permaslahan yang timbul selama melaksanakan Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK).

Kemudian menjelang akhir pertemuan kegiatan PBM, para mahsiswa praktikan akan mengalami ujian praktek PPLK. Yang bertindak sebagai penguji dan penilai adalah guru pamong yang bersangkutan.

Dengan adanya evaluasi ini mahasiswa yang mengikuti PPLK akan dapat mengkaji diri dan mendapat koreksi yang bersifat membangun sehingga dapat mengetahui dan memahami sejauhmana kemampuan yang ada pada dirinya dan kekurangan serta kelemahan yang harus di perbaiki dan potensi yang dimiliki harus terus di tingkatkan.

  1. D.    Ruang Lingkup

Ruang lingkup laporan ini mencakup berbagai aspek kegiatan yang kami lakukan selama pelaksanaan PPLK baik intra maupun ekstrakurikuler khususnya PBM maka yang kami laporkan adalah pelaksanaan pembelajaran Bahasa inggris / Dikstrasiada / Sejarah / Penjaskes karena secara formal kami di tugaskan mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris / Dikstrasiada / Sejarah / Penjaskes.

  1. E.     Manfaat Penulisan Laporan

Penulisan laporan ini selain untuk bahan evaluasi terhadap keberhasilan dan kesuksesan yang telah kami peroleh selama melaksanakan PPLK juga bertujuan untuk memenuhi salah satu rangkaian kegiatan yang harus kami lakukan dan di selesaikan selama melaksanakan PPLK. Dengan laporan ini dapat dijadikan bahan pengetahuan, perbaikan dan pertimbangan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan  terutama bagi penulis sendiri sebagai bahan evaluasi terhadap kemampuan yang dimiliki.

BAB 11

MASALAH – MASALAH KEPENDIDIKAN

 

  1. A.    Sejarah Singkat Perkembangan Sekolah

SMP Negeri 1 Bandung didirikan tepatnya pada tahun 1998,  dan asal mula nama SMP Negeri 1 Bandung adalah SMP Negeri 2 Pamarayan, Dan pada tahun 2004 ada pemekaran wilayah kecamatan dan lokasi SMPN 1 Bandung  memasuki wilayah Kecamatan Bandung. Dan tepatnya pada tahun 2004 resmi davinitive menjadi SMP Negeri 1 Bandung, begitu juga dengan beralokasi di Kp. Yudha Desa Mander Kecamatan Bandung – Serang 42176.

  1. B.     Lokasi / denah sekolah dan adminitrasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bandung (Terlampir)

 

  1. C.    Keadaan fasilitas Personal ( Guru, Murid dan Karyawan ) dan kelengkapan lingkungan proses pembelajaran di sekolah.
  1. Guru dan Karyawan

No

Jabatan

Jenis Kelamin

Jumlah

L

P

 1  Kepala Sekolah

1

1

 2  Dewan Guru

22

7

29

 3  Staf Tata Usaha

2

4

5

Jumlah

24

11

35

  1. Siswa

Kelas

Rombel

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

V11

6

96

117

213

V111

5

91

116

207

1X

6

102

114

216

Jumlah

17

289

347

636

  1. Fasilitas Gedung
No Nama Tempat Jumlah Keterangan

1

 Ruang Kepala Sekolah

1

baik 

2

 Ruang Guru

1

baik

3

 Ruang Tata Usaha

1

baik

4

 Ruang Kelas

18

baik

5

Ruang ibadah/mushola

1

baik

6

Ruang Keterampilan

1

baik

7

Ruang Kesenian

1

baik

8

Ruang computer

1

baik

9

Ruang serbaguna

1

baik 

10

Sanggar MGMP

1

baik

12

Ruang Osis, PMR, UKS, BK

1

baik

13

KM- WC Siswa

1

baik

14

Koperasi

1

baik

15

Gudang

1

baik

16

Pos jaga

1

baik

17

 Perpustakaan

1

baik

18

 Lapangan Upacara

1

baik

19

 Bola Basket

1

baik

20

 Lapangan Volly

1

baik

Jumlah

37

  1. D.    Profil Sekolah
    1. Pengelo/ Pelaksanaan Kurikulum

Program akademik di SMP Negeri 1 Bandung adalah sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk komponen pendidikan agama maupun pendidikan umum. Sedangkan untuk mencapai tujuan tersebut membuat langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Melakukan kordinasi dengan orang tua, agar lebih mendorong dan membantu anaknya lebih giat belajar.
  2. Melakukan pelatihan metodologi pembelajaran pada guru.
  3. Mengupayakan adanya fasilitas pengembangan untuk guru, baik dalam bentuk pelatihan maupun pemenuhan sarana dan prasarana.
  4. Mengadakan program kelas unggulan bagi siswa kelas 1,2 dan 3
  5. Meningkatkan partisipasi masyarakat melalui : Sosialisasi Program Sekolah, mengupayakan dana, dan kerjasama dan pengawasan belajar anak.
  6. Mangadakan pelatihan – pelatihan bagi siswa.
  7. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti kursus-kursus.
  8. Pengelolaan Personalia

Pengelolaan personalia di SMP Negeri 1 Bandung di lakukan secara continue baik di dalam peningkatan mutu pendidikan maupun dalam hal tanggung jawab dengan memberikan motifasi dan dorongan kepada warga di sekitar agar terus meningkatkan profesionalismenya.

  1. Pengelolaan Siswa dan Alumni

Pengelolaan siswa di lakukan oleh gurur kelas masing-masing yang bertugas untuk mengatur dan mengkondisikan siswa baik dalam proses belajar maupun dalam proses ektrakurikuler sehingga dapat di awasi dengan baik.

Adapun alumni lulusan SMP Negeri 1 Bandung di ikut serta dalam membantu dalam kegiatan ektrakurikuler untuk menyalurkan keahlian yang di dapat kepala adik kelas.

  1. Kegiatan ektrakurikuler dan pengembangan diri
    1. Mengadakan latihan-latihan ektra olah raga secara continue seperti voli,basket dan sepak bola
    2. Mangadakan latihan bersama dengan SMP lain di bidang pramuka, PMR, dan paskibra
    3. Membentuk kelompok baca puisi dan mengikutsertakan dalam perlombaan
  2. Kerjasama dengan Stake Holder
    1. Peluang

Disadari betul semua warga SMP Negeri 1 bandung bahwa untuk mencapai tujuan peningkatan mutu pendidikan SMP Negeri bandung harus terjalin kerjasama yang sigernis dari semua komponen yang ada. Untuk itu kerjasama tersebut selalu ditingkatkan baik antar warga SMP maupun komponen lainnya diluar SMP Negeri 1 Bandung (Stake Holder) dengan tujuan peningkatan mutu pendidikan SMP Negeri 1 Bandung.

  1. Keterbukaan

Partisipasi warga SMP Negeri 2 Bandung yang di wakili kepala sekolah, kepala TU, Bendahara dan para wakaur dan Komite Sekolah yang terdiri dari orangtua wali murid dan tokoh masyarakat ikut berpartisipasi dalam menyusun, melaksanakan dan mengelola sumber daya SMP yang transparan dalam pembicaraan pada forum rapat dinas, rapat pengurus komite dan lain-lain.

  1. Akuntabilita

Semua program atau fisik dan non fisik dipertanggungjawabkan pelaksanaan beserta administrasi pendanaanya dalam bentuk laporan yang akan disampaikan kepada orangtua yang difasilitas oleh pengurus komite dan laporan pertanggungjawaban lainnya kepada instansi terkait.

  1. Sustainbilitas

Kesinambungan program merupakan mutu kebutuhan yang dirumuskan secara berjenjang dengan pencapaian tujuan jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Program yang di jalankan diusahakan tidak terputus di tengah jalan atau di akhiri tahun pelajaran saja namun akan di lanjutkan pada bulan pelajaran berikutnya dengan sasaran lebih tinggi.

  1. Fleksibilitas

Dengan prinsip fleksibilitas SMP Negeri 1 Bandung, Kabupaten Serang lebih leluasa dengan mengolah, memanfaatkan dan memperdayakan sumber daya yang ada tanpa harus menunggu arahan dari atasan.

  1. Pengelolaan fasilitas

SMP Negeri 1 Bandung dalam hal ini di lakukan bekerjasama dengan lingkungan sekolah sehingga dapat memberikan tanggung jawab yang besar terhadap fasilitas yang terdapat di sekolah baik fisik maupun non fisik.

  1. E.     Aktifitas Praktikan
    1. Penyusunan Satuan Pembelajaran

Dalam Pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Keependidikan ( PPLK ) Praktikan mempersiapkan Rencana Pembelajaran di antaranya membuat :

  1. Program Tahunan
  2. Program Semester
  3. Silabus
  4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dilakukan setiap melakukan kegiatan pembelajaran.
  5. Saat Proses Penampilan Berlangsung

Program Pengenalan Lapangan Kependidikan (PPLK) dilakukan selama 12 kali pertemuan bagi yang regular dan 8 kali bagi yang lanjutan. Dalam pelaksanaan praktikum menyiapkan perlengkapan yang telah di rancang sebelumnya agar proses pembelajaran terprogram dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.

  1. Bimbingan Ektrakurikuler

Bimbigan ektrakurikuler yang di lakukan peserta Pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMP 1 Bandung di antaranya : Mengikuti pelatihan upacara hari sabtu, Latihan kepramukaan setiap hari jum’at.

  1. Partisipasi dalam kehidupan sekolah dan hubungan dengan lingkungan sekolah

Partisipasi peserta pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMP Negeri 1 Bandung dalam kehidupan serta dalam mengisi tugas piket tiap hari secara bergiliran. Dan memberikan sedikdit motivasi kepada masyarakat pentingnya pendidikan.

  1. Proses Pembimbing Guru Pamong, Dosen Pembimbing dan Kepala Sekolah

Guru Pamong dalam hal ini sanagt membantu kami dalam mengarahkan kegiatan belajar di kelas dengan dan bagaimana cara supaya PPLK yang sedang melaksanakan tugas belajar mengajar yang di damping Guru Pamong berjalan dengan lancer dan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan silabus yang ada di SMP Negeri 1 Bandung Kab. Serang.

  1. F.     Temuan Masalah Kependidikan

Selama praktek mengajar di SMP Negeri 1 Bandung, Praktikan menemui beberapa permasalahan. Yaitu :

  1. Penyusunan Desain Pembelajaran

Permasalahan dalam penyusunan desain pembelajaran banyak di akibatkan karena kesenjangan antara teori yang di berikan di bangku perkuliahan dengan kondisi objektif di lapangan sehinngga praktikan banayak mengalami kesulitan dalam menyusunan desain pembelajaran. Selain itu perubahan kurikulum 2004 menjadi KTSP bukanlah hal yang mudah untuk segera beradaptasi. Sebagian perubahan-perubahan dalam praktikan seperti indicator belajar.

  1. Metode Pembelajaran

Pemilihan metode pembelajaran tidaklah mudah, semua harus disesuaikan dengan kondisi psikologis maupun sosiologis siswa. Guru hendaknya dapat memilih yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Kemampuan dalam pemilihan metode yang tepat inilah yang seharusna dimiliki oleh seorang guru. Untuk memenuhinya seorang guru hdi tuntut supaya mampu mengeksplorasi seluruh situasi kelas yang di padu dengan pemahaman guru mengenal jenis-jenis metode pembelajaran jika situasi kelas telah di pahami guru barulah kemudian dapat menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak.

  1. Pengaturan Waktu

Maslah pertama yang praktikan alami dianataranya dalam hal pengaturan waktu mengajar. Selain interval waktu yang relative sempit, pengalaman mengajar praktikan masih dangkal sehingga berpengaruh besar pada pengaturan waktu menyampaikan materi pelajaran dengan pengaturan waktu setidaknya dapat mengoptimalkan setiap detik waktu dalam pembelajaran sehingga materi pelajaran dapat disampaikan secara efektif dan efisien.

  1. G.    Upaya Penaggulangan Masalah

Berdasrkan permasalahan-permasalahan tersebut diatas, maka kami praktikan berusaha untuk mencari solusi dalam menyelesaikan persoalan tersebut, hal yang dapat praktikan lakukan adalah :

  1. Penyusunan Desain Pembelajaran

Permaslahan dalam penyusunan desain praktikan mengalami kesulitan tapi dengan berjalannya waktu praktikan bisa mengatasi kesulitan tersebut berkat bimbingan dari guru dan praktikan banyak berlatih dalam menyusun desain pembelajaran. Hal ini yang dapat praktikan lakukan adalah berkonsultasi langsung dengan Dosen Pembimbing. Beliau banyak memberikan dukungan dan bimbingan kepada praktikan dalam menyusun desain pembelajaran.

  1. Metode Pembelajaran

Begitu banyak jenis-jenis metode pembelajaran membuat praktikan kesulitan dalam pemilihan metode mengajar di kelas yang sesuai. Berkat bimbingan guru bidang studi dan praktikan banayak membaca literature sehingga sedikit demi sedikit ( step by step ) dapat memilih dan menentukan metode apa yang sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang praktikan buat untuk di praktekan di dalam kelas.

  1. Pengaturan Waktu

Praktikan sangat sulit untuk mengatur waktu mengajar tapai setelah berkonsultasi dengan guru bidang studi dan teman-teman praktikan lainnya pengaturan waktu mengajar tersebut bisa teratasi dengan melakukan waktu secara rolling atau bergantian dengan adanya saling berkonsultasi dan berkumpul bersama guru dan teman praktikan dapat mengatur waktu mengajar di dalam kelas dan dapat membagi waktu dalam penyampain bahan ajar.

BAB III

PARTISIPASI DALAM KEGIATAN SEKOLAH

 

  1. A.    Partisipasi Dalam Kegiatan Sekolah

Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar praktikan harus perencanaan yang matang, perencanaan tersebut meliputi bagaimana memilih bahan sumber belajar dan metode yang sesuai sehingga nantinya dapat menciptakan suasana sehingga nantinya dapat menciptakan suasana lingkungan belajar yang kondusif, menarik, dan bermakna bagi siswa.

Selama proses belajar mengajar berlangsung praktikan menemui beberapa hambatan antara lain mengkondisikan kelas karena mengajar siswa di SMP merupakan pengalaman pertama bagi praktikan. Siswa yang dihadapi adalah usia remaja dengan karakteristik yang berbeda-beda seperti perubahan emosi, prilaku, pola fikir, dan perbedaan latar belakang mereka sehingga praktikan perlu memahami siswa secara psikologis guna mengetahui dan memahami keinginan mereka. Hal yang sama tampak adalah praktikan agak sulit metode dan menyusun materi pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa unttuk mengikuti pembelajaran di kelas. Namun berkat bimbingan dan dukungan serta motivasi dari semua pihak, praktikan sedikit demi sedikit ( step by step ) dapat mengatasi permaslahan tersebut.

  1. B.     Partisipasi Dalam Kegiatan di Luar Proses Belajar Mengajar

Praktikan sangat memerlukan interaksi dengan pihak lain seperti guru, dan tempat praktikan mengajar, partisipasi yang praktikan lakukan adalah :

  1. Piket Umum

Kegiatan ini memerlukan pengalamn berharga dalam hal pengenalan seluruh elemen sekolah sekolah mulai dari birokrasi samapai pada tata ruang sekolah. Untuk mengoptimalkan kerja kelompok PPLK di pecah ke dalam beberapa unit kerja yang akan di tempatkan pada hari-hari efektif, permasalahan yang praktikan alami adalah belum terpahaminya beban kerja yang menjadi tanggung jawab seorang guru piket secarah menyuluruh.

Dalam melaksanakan piket kami di bantu du orang guru tetap sekolah yang kebetulan beliau mendapat giliran piket. Kepada beliau praktikan sering berkonsultasi mengenai tugas yang harus dijalani.

  1. Upacara Bendera

Pelaksanaan upacara bendera dilaksanakan setiap hari senin pagi. Praktikan kadang-kadang tidak bisa mengikuti upacara dengan baik karena harus berbagai tugas dengan teman praktek lainnya. Dengan kata lain ketikdakikutan praktikan mudah-mudahan menjadi hal yang dapat dimaklumi oleh pihak-pihak berkepentingan.

  1. Layanan Bimbingan Konseling

Partisipasi dalam kegiatan bimbingan dan konseling hanya terbatas pada urusan administrasi dan urusan teknis lainnya seperti memanggil siswa yang bermasalah di sekolah. Pada hal-hal yang berhubungan langsung dengan proses bimbingan tidak di berikan kepada praktikan dengan maksud untuk menjaga privasi siswa sehingga praktikan tidak mempunyai pengalaman dalam hal bimbingan dan konseling.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: